Asam dan segarnya jeruk nipis namun tidak mendominasi rasa, disertai harumnya aroma kembang kamboja dan manis yang dikeluarkan oleh kayu manis menjadi pelengkap rasa dalam satu seduhan Tisane Dewi yang berwarna ungu dari kembang Telang.
Penamaan Tisane Dewi adalah untuk melengkapi Tisane Dewa
yang penamaannya terinspirasi dari bahan baku dalam pembuatan seduhan ini. Yaitu,
bunga kamboja. Bunga kamboja yang biasanya
digunakan untuk ritual pemujaan Dewa
- Dewi bagi masyarakat Hindu Bali menjadi salah satu alasan penggunaan kata ‘Dewa’.
Pembeda rasa antara Tisane Dewa dengan dewi hanyalah
penggunaan salah bahan baku dalam seduhan ini, yaitu, jeruk nipis.
Secara tradisi, masyarakat Indonesia menggunakan jeruk nipis
untuk berbagai keperluan seperti keperluan dapur sebagai penyedap rasa, membuat
minuman, obat batuk, hingga kecantikan wanita seperti mencuci rabut dan masker.
Pada seduhan tisane, kita akan mendapatkan padanan Aroma
jeruk nipis dan aroma bunga kamboja yang menyatu. Aromanya yang harum dan segar
saat dihirup membuat tubuh menjadi rileks sehingga mengurangi tingkat stress.
Manfaat Tisane Dewi
Dalam satu seduhan tisane dewa, tubuh akan mendapatkan 60an
manfaat positif dari mengkonsumsi minuman ini, diantaranya adalah detoksifikasi,
pembunuh sel kanker, antioksidan, memperbaiki kesehatan kulit, kaya akan
vitamin A dan vitamin C serta mengatasi masalah kewanitaan.
Manfaat tersebut di dapatkan dari bahan baku tisane dewa
yang terdiri dari Kembang Kamboja, Kembang Telang, Lemon serta Kayu Manis.
*fdl*


Tidak ada komentar:
Posting Komentar